Site icon KABAR27

Bertambah 2.687 Jiwa, Populasi Kota Ternate Per Juni 2026 Resmi Tercatat 218.853 Orang

Rilis Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri

Rilis Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri

Kabar27 – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi merilis Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I Tahun 2026.

Berdasarkan data per 30 Juni 2026 tersebut, jumlah penduduk Kota Ternate tercatat mencapai 218.853 jiwa, mengalami penambahan sebanyak 2.687 jiwa dalam kurun waktu enam bulan.

Pengumuman rilis DKB secara nasional ini dilakukan bertepatan dengan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tahun 2026 yang digelar pada 3–4 Agustus 2026.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menjelaskan, data kependudukan memegang peranan krusial dalam berbagai ranah pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan. Oleh karena itu, Kemendagri secara berkala setiap semester menyajikan data kependudukan berskala nasional sebagai bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi administrasi kependudukan.

“Menyajikan data penduduk dan menerbitkan secara berkala per semester setiap tahunnya adalah bagian dari tugas dan fungsi Ditjen Dukcapil menyelenggarakan administrasi kependudukan di Tanah Air. Kualitas data ini sangat menentukan keberhasilan transformasi layanan publik digital,” ujar Teguh Setyabudi.

Berdasarkan rincian demografi DKB Semester I 2026, komposisi penduduk Kota Ternate masih didominasi oleh laki-laki.
Penduduk laki-laki tercatat sebanyak 114.522 jiwa, sedangkan penduduk perempuan berjumlah 104.301 jiwa

Dalam data tersebut, terdapat selisih penduduk laki-laki lebih banyak 10.221 jiwa dibandingkan perempuan.

Sementara itu untuk distribusi wilayah, konsentrasi pemukiman warga terbesar masih berpusat di Pulau Ternate, tepatnya di Kecamatan Ternate Selatan yang dihuni oleh 77.916 jiwa.

Tren pertumbuhan penduduk Kota Ternate mencatatkan kenaikan yang konsisten dari waktu ke waktu. Pada periode Semester II Tahun 2025, jumlah penduduk tercatat sebanyak 216.175 jiwa.

Kenaikan sebesar 2.687 jiwa hingga pertengahan 2026 ini dipengaruhi oleh dinamika demografi, seperti angka kelahiran, kematian, hingga mobilitas penduduk.

Dukcapil menegaskan seluruh data ini disusun berbasiskan pencatatan administrasi yang terintegrasi melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Proses konsolidasi, verifikasi, validasi, serta pemutakhiran data dilakukan secara berkesinambungan oleh Dinas Dukcapil kabupaten/kota di seluruh Indonesia guna mengeliminasi duplikasi data dan memastikan catatan sipil warga selalu akurat.

Pembaruan data kependudukan berskala berkala ini ditujukan untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional dan daerah, serta menjadi acuan penyusunan kebijakan publik berbasis data (data-driven policy).

Secara konkrit, data DKB Semester I 2026 ini dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan strategis, antara lain, Perencanaan Pembangunan, Perlindungan Sosial, Layanan Dasar serta Demokrasi.

Exit mobile version