Site icon KABAR27

Hindari Tilang! Lengkapi Surat Kendaraan Jelang Operasi Patuh Kie Raha 2026

Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Doni Hermawan, (Istimewa)

Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Doni Hermawan, (Istimewa)

KabarSofifi– Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku Utara resmi mengumumkan pelaksanaan Operasi Patuh Kie Raha 2026. Selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, petugas akan mengawasi ketertiban berlalu lintas di seluruh wilayah Maluku Utara.‎ ‎

Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Doni Hermawan, menjelaskan operasi ini ditujukan untuk menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan di jalan raya.‎ ‎

“Tujuan operasi ini yang pertama untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, kemudian yang kedua meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Kombes Pol. Doni Hermawan saat ditemui di Mapolda Malut, Kamis (22/10/2026).‎ ‎

Menurutnya, operasi berlangsung serentak di seluruh jajaran kepolisian se-Maluku Utara dan sejalan dengan operasi nasional. Kegiatan ini juga menjadi langkah persiapan menjelang Operasi Lilin dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru akhir tahun.‎ ‎

Lebih lanjut, Kombes Pol. Doni menegaskan sebelum penindakan dimulai, pihak Ditlantas telah melakukan sosialisasi melalui media sosial maupun langsung di jalan raya, mengajak pengendara melengkapi persyaratan berkendara.

Saat pelaksanaan, petugas akan mengoptimalkan penegakan hukum menggunakan ETLE (tilang elektronik) statis maupun bergerak, namun tetap mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif.‎ ‎

“Jadi, tidak hanya fokus menindak saja, tetapi ada upaya-upaya proaktif dan perbaikan yang juga kita lakukan,” tegasnya.‎ ‎

Polda Maluku Utara mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir cukup pastikan surat kendaraan lengkap dan taat aturan. Yang diharapkan bukan sekadar kepatuhan saat operasi berlangsung, melainkan kesadaran berkelanjutan demi keselamatan bersama.

‎ ‎”Kami berharap masyarakat lebih patuh dalam berlalu lintas, tidak hanya saat ada operasi, tetapi juga setelah operasi selesai. Ketertiban dan kepatuhan itu harus hadir dari masyarakat,” pungkasnya.‎ ‎

Exit mobile version