Kabar27– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maluku Utara mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Senin pagi, (5/1/2026). Masyarakat diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga pukul 08:30 WIT.
Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Berdasarkan pantauan radar BMKG pada pukul 06:17 WIT, wilayah Maluku Utara masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini diperkirakan dapat disertai kilat/petir dan angin kencang yang mulai terjadi pada pukul 06:30 WIT di beberapa titik utama, meliputi:
Halmahera Barat: Jailolo dan Ibu Selatan. Halmahera Utara: Loloda Kepulauan. Kepulauan Sula: Mangoli Barat, Tengah, Utara, dan Utara Timur. Pulau Morotai: Morotai Selatan Barat. Pulau Taliabu: Lede, Taliabu Utara, dan Taliabu Timur. Kota Ternate: Pulau Ternate dan sekitarnya.
BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi cuaca buruk ini dapat meluas ke berbagai wilayah lainnya di Maluku Utara, di antaranya:
Halmahera Barat: Loloda, Ibu, Sahu, Jailolo Selatan, Tabaru, dan Sahu Timur.
Halmahera Utara: Malifut, Loloda Utara, Galela Utara, Kao Barat, dan Kao Teluk.
Kota Ternate dan Tidore: Seluruh kecamatan di Kota Ternate (Utara, Selatan, Tengah), Pulau Batang Dua, serta daratan Tidore dan Oba Utara.
Kepulauan Sula dan Taliabu: Sanana, Sulabesi (Barat, Tengah, Timur, Selatan), Taliabu Barat, dan sekitarnya.
Halmahera Timur: Wasile Selatan.
Imbauan Keselamatan Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan terus berlangsung setidaknya hingga pukul 08:30 WIT. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama mewaspadai pohon tumbang akibat angin kencang serta potensi genangan air di wilayah rendah.
Untuk memantau pergerakan awan secara real-time, masyarakat dapat mengakses layanan nowcasting BMKG melalui laman resmi https://nowcasting.bmkg.go.id.

