Site icon KABAR27

Jawab Kesulitan Warga Perbukitan, Pemkot Ternate Operasikan SPAM Moya

Kabar27 – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat. Langkah nyata ini ditandai dengan peresmian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah, pada Rabu (12/8/2026).

Kehadiran SPAM ini menjadi solusi atas persoalan menahun yang dihadapi warga di kawasan perbukitan tersebut. Wilayah yang berada di ketinggian hampir 350 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu selama ini dinilai sangat sulit mendapatkan akses air bersih secara langsung.

Wali Kota Ternate, Dr H M Tauhid Soleman, mengungkapkan bahwa sebelum hadirnya fasilitas ini, warga Kelurahan Moya harus berjuang secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan air harian.

“Kita bisa membayangkan di lingkungan sini, dengan ketinggian mungkin mendekati 350 mdpl, akan sulit mendapatkan air bersih. Selama ini masyarakat mendapatkan air secara mandiri, entah itu membeli atau menampung air hujan,” ujar Tauhid saat memberikan sambutan.

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu, memberikan apresiasi kepada jajaran manajemen Perumda Ake Gaale Ternate di bawah kepemimpinan Direktur Utama Firman Mudaffar Sjah.

Instruksi khusus untuk memprioritaskan pemenuhan air minum bagi warga di daerah ketinggian kini telah berhasil direalisasikan.

Wali Kota Ternate juga menyampaikan terima kasih kepada Abdullah S. Partey dan keluarga, yang telah menghibahkan sebidang tanah demi pembangunan fasilitas SPAM tersebut. Peresmian ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara hibah tanah.

Layanan air bersih di Kota Ternate, sambung Wali Kota, masih menghadapi tantangan besar seiring meningkatnya jumlah penduduk. Saat ini, jumlah penduduk Kota Ternate telah mencapai 314 ribu jiwa.

Wali Kota menegaskan bahwa masih ada pekerjaan rumah (PR) besar untuk menjangkau sisa penduduk yang belum terlayani. Untuk itu, Pemkot bersama Perumda Ake Gaale berencana melakukan perluasan jaringan ke wilayah perkotaan maupun pinggiran kota.

“Jika kita hitung, bahwa jumlah pelanggan kita saat ini sebanyak 36 ribu, maka distribusi jumlah air bersih Pemkot Ternate melalui Perumda Ake Gaale baru disasar kurang 150 ribu orang. Itu artinya masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tuturnya.

Beberapa wilayah yang masuk dalam prioritas penanganan dan perluasan selanjutnya antara lain, Wilayah Prioritas Segera: Kelurahan Maliaro, Lingkungan Jan, dan Kelurahan Tubo.

Perumda Ake Gaale juga berencana melakukan ekspansi luar kota yang mencakup Kelurahan Kastela, Jambula, dan sekitarnya.

“Membangun itu harus melalui proses yang panjang. Salah satu proses penting tersebut adalah memastikan seluruh warga kita dapat menikmati layanan air bersih,” pungkas Tauhid.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Ake Gaale Ternate, Firman Mudaffar Sjah, menjelaskan, jaringan penyediaan air ini memanfaatkan bak penampungan yang berada di wilayah Facei.

Setelah melalui serangkaian uji coba, jaringan pipa berhasil dialirkan hingga ke pemukiman warga di Kelurahan Moya, khususnya di RT 09 yang dapat melayani 78 pelanggan yang terdaftar pada tahap awal.

“Meski dengan beberapa keterbatasan, kami terus berupaya memberikan akses layanan air bersih, khususnya bagi masyarakat di wilayah ketinggian,” jelas Firman.

Exit mobile version