KabarHalbar – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Jailolo mulai mengonsolidasikan kebutuhan ruang Pelabuhan Jailolo sebagai langkah awal penyusunan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang akan disusun Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada tahun 2026.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat yang digelar di Kantor UPP Kelas III Jailolo, Rabu (4/6/2026) dengan melibatkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Barat, pimpinan DPRD Halmahera Barat, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Hadir dalam pembahasan Ketua DPRD Halmahera Barat Ibnu Saud Kadim, Wakil Ketua II DPRD Herman Sidete, dan Ketua Komisi III DPRD Halbar Hardi Hayun.
Kepala UPP Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim, mengatakan agenda utama rapat adalah membahas kebutuhan ruang Pelabuhan Jailolo yang akan menjadi dasar penyusunan dokumen Rencana Induk Pelabuhan.
Rosihan menyampaikan, dokumen-dokumen ini, nantinya memuat rencana ruang sisi laut dan ruang sisi darat yang nantinya ditetapkan sebagai Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) pelabuhan serta menjadi acuan pengembangan pelabuhan dalam jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.
“Ini langkah awal untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Llebih lanjut, Rosihan menyampaikan, hasil pembahasan kembali didiskusikan bersama Bupati Halmahera Barat selaku kepala daerah dan unsur pemangku kepentingan lainnya agar konsepnya benar-benar matang.
Dikatakan, penyusunan RIP menjadi instrumen penting dalam mendukung pengembangan Pelabuhan Jailolo.
“Karena menjadi landasan dalam menjawab kebutuhan transportasi laut dan pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang,”ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Barat, Bustamin, menyatakan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap penyusunan RIP Pelabuhan Jailolo maupun Pelabuhan Kedi.
“Sebagai instansi teknis, Dinas Perhubungan bersama Pemerintah Daerah sangat mendukung program Kementerian Perhubungan. Kami juga mendukung pengembangan pelabuhan di Halmahera Barat demi meningkatkan pelayanan pelayaran kepada masyarakat,” pungkasnya.

