KabarTidore- Pekan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kota Tidore Kepulauan mulai tancap gas menjalankan program strategis untuk memajukan olahraga domino secara profesional dan terorganisir.
Di bawah kepemimpinan Ketua PORDI Tidore, Muhammad Gorotomole, organisasi ini menargetkan penguatan pembinaan hingga ke tingkat akar rumput.
“Ini adalah amanah besar yang harus kami jalankan dengan sungguh-sungguh demi membumikan olahraga domino di Kota Tidore Kepulauan,” tegas Muhammad Gorotomole.
Sebagai langkah konkret, PORDI Tidore akan membentuk gardu domino di seluruh kelurahan dan desa.
Program ini bertujuan memperluas jangkauan pembinaan atlet serta menjadikan domino sebagai aktivitas olahraga yang merata di masyarakat.
Muhammad Gorotomole juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja maksimal dan solid dalam mewujudkan visi organisasi.
Tidak hanya fokus pada pembinaan, PORDI Tidore juga akan membentuk dan melatih wasit resmi melalui program sertifikasi berjenjang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap pertandingan domino berjalan profesional, menjunjung tinggi sportivitas, dan sesuai standar aturan.
Dalam rangka memperkuat ekosistem kompetisi, PORDI Tidore tengah menyusun kalender event resmi yang akan memuat jadwal turnamen domino secara berkala.
Dengan adanya kalender ini, turnamen domino di Tidore diharapkan lebih tertata, konsisten, dan menjadi agenda rutin yang dinantikan masyarakat.
“Dengan gardu yang terbentuk, wasit kompeten, dan jadwal event yang jelas, kami optimis domino di Tidore akan semakin maju dan diminati,” ujarnya.
PORDI Tidore juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah guna mendorong pengembangan olahraga domino.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan membuka peluang domino menjadi cabang olahraga berprestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional hingga nasional.
“Domino kini bukan sekadar permainan, tetapi sudah mulai dikelola sebagai olahraga yang profesional dan siap melahirkan atlet berprestasi,” pungkasnya.

