Kabar27 – Serangkaian musibah kebakaran yang melanda lahan di Kota Ternate belakangan ini didominasi oleh faktor kelalaian manusia (human error).
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ternate mencatat, mayoritas insiden bermula dari hal-hal sepele yang diabaikan warga, mulai dari pembakaran sampah hingga pembakaran lahan yang ditinggal tanpa pengawasan.
Berdasarkan data penanganan bencana di lapangan, fenomena kebakaran di kawasan lahan kosong menunjukkan tren yang perlu diwaspadai.
Dua pemicu utama yang paling sering ditemukan meliputi pembukaan lahan yang dilakukan dengan cara membakar alang-alang serta aktivitas pembakaran sampah di area pemukiman yang ditinggalkan saat angin kencang.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate, Naim Krois menegaskan, sebagian besar peristiwa yang merugikan warga tersebut sebenarnya sangat memungkinkan untuk dicegah sejak dini.
“Kebanyakan kasus yang kami tangani murni karena kelalaian kecil harian. Seperti pembukaan lahan dengan cara membakar, kemudian pembakaran sampah dekat pemukiman yang tidak diawasi,” terang Naim saat ditemui di ruang kerjannya, Senin (3/8/2026).
Ancaman kebakaran di Ternate turut dipengaruhi oleh kondisi cuaca panas dampak rl-nino, “kondisi cuaca panas dan angin kencang akhir-akhir ini, juga menjadi faktor pemicu peristiwa kebakaran dalam kurun waktu sepekan terakhir,” ucap Naim seraya menyebut dalam 10 hari terakhir, telah terjadi delapan peristiwa kebakaran yang sebagian besarnya terjadi di lahan kosong.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Damkar gencar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Warga diminta untuk tidak membakar sampah atau lahan serta rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik rumah tangga. Selain itu, warga juga diminta memastikan seluruh peralatan memasak dalam kondisi padam sebelum bepergian atau tidur, serta menyiapkan alat pemadam api sederhana di lingkungan masing-masing.
Kesadaran dan kewaspadaan bersama dinilai sebagai benteng utama untuk memutus rantai musibah kebakaran di Kota Rempah ini.
“Kerja sama aktif dari seluruh warga sangat dibutuhkan untuk mencegah bencana kebakaran yang lebih besar,” pesannya.
Damkar secara tegas meminta warga yang mengetahui atau melihat adanya potensi api sekecil apa pun, atau bahkan insiden kebakaran, untuk tidak menunda dan segera menghubungi Call Center Damkar Kota Ternate melalui saluran darurat Telepon Call Center: (0921) 3124113 atau WhatsApp di nomor : 0811 4390 4113
Penanganan yang cepat dari petugas dan kepedulian masyarakat menjadi kunci utama untuk mencegah musibah kebakaran lahan meluas di Kota Ternate.

