Kabar27 – Dalam rangka memperingati Milad ke-94 Nasyiatul Aisyiyah (NA), Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Maluku Utara menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi Pemula yang difokuskan untuk mendorong peran generasi muda sebagai agen pencerah bangsa melalui media, Sabtu (18/5/2025), di Aula Gedung tiga asrama haji Kota Ternate.
Pelatihan dibuka langsung oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara Iklas Yuda Pramono, yang dihadiri Pimpinan Aysiyah Maluku Utara, Sekertaris Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara Samsir Hamajen, serta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Ketua Panitia Julaiha Hi Amin mengatakan, tema “Perempuan Tangguh, Cerahkan Peradabaan” merupakan tema secara Nasional yang ditetapkan dari Pimpinan Pusat Nasyiatul Aysiyah, yang bermakna Perempuan tangguh adalah mereka yang berpikir kritis, bertindak bijak, dan berdaya secara spiritual, intelektual, serta mampu menjadi agen perubahan.
Nasyiatul Aisyiyah telah membuktikan bahwa ketangguhan membutuhkan keberanian untuk terus belajar dan beradaptasi, kekuatan untuk tetap berdiri di tengah ujian, ketulusan untuk melayani tanpa pamrih.
“Terlepas dari tema tersebut, pada pelatihan ini kita lebih memfokuskan memberikan peserta pengetahuan dan keterampilan praktis dalam penulisan berita, wawancara, etika jurnalistik, dan pengelolaan media sosial. Pelatihan ini juga sering mencakup pengenalan dunia jurnalistik, identifikasi nilai berita, dan pemahaman audiens,”jelasnya.
“Berkaitan dengan pelatihan tersebut, kami menghadirkan dua orang narasumber sebagai pembicara utama, yakni Ibu Wiwid Ichsan, dari Dinas Kominfo Ternate, dan Bapak Faris Bobero, CEO dari media Online Cermat.co.id,”Sambungnya.
Sementara Ketua PWNA Suryani Mansur mengataan, pelatihan ini untuk mempersiapkan kader-kader perempuan untuk mampu memiliki keterampilan dalam hal jurnalistik atau lebih kritis dalam menulis berita, dan mampu menyelamatkan peradaban dalam dunia menulis.
“Kami ingin perempuan perempuan tangguh di Maluku utara lebih berani dalam menyuarakan kebenaran dan terus berlanjut dan memberi dampak besar khususnya dalam membentuk perempuan-perempuan literasi,”tandasnya. (na)

