Site icon KABAR27

Sekda Ternate: Pelatihan CWLD dan CKPN Kunci Peningkatan Layanan BPRS Bahari Berkesan

Sekda Ternate Buka Pelatihan CWLD dan CKPN Bagi Karyawan BPRS Bahari Berkesan

Sekda Ternate Buka Pelatihan CWLD dan CKPN Bagi Karyawan BPRS Bahari Berkesan

Kabar27 – PT BPR Syariah Bahari Berkesan menggelar Kegiatan Pelatihan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) di Ballroom Waterboom Kota Ternate, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis perseroan dalam meningkatkan pemahaman, kompetensi, serta kesiapan SDM PT BPRS Bahari Berkesan.

Fokus utamanya adalah pengembangan dan implementasi produk layanan berbasis wakaf uang (Cash Waqf Linked Deposit), sekaligus optimalisasi pengelolaan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sesuai dengan standar keuangan syariah.

Agenda yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly itu, turut dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris PT BPRS Bahari Berkesan, jajaran Direksi serta karyawan:karyawati PT BPRS Bahari Berkesan Kota Ternate.

Saat memberi sambutan, Sekda Kota Ternate yang juga menjabat selaku Komisaris Utama PT BPRS Bahari Bekesan, menekankan pentingnya penguatan kapasitas lembaga keuangan syariah milik daerah seperti BPRS Bahari Berkesan.

Menurutnya, inovasi produk berbasis wakaf uang (CWLD) memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Kota Ternate.

Selain itu, penerpan CKPN yang akuntabel dan presisi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas serta kesehatan keuangan bank syariah.

Direktur Utama PT. BPRS Bahari Berkesan, Risdan Harly menyampaikan, pelatihan ini diikuti oleh 34 karyawan/karyawati PT. BPRS Bahari Berkesan.

Pelatihan CWLD dan CKPN ini merupakan langkah konkret PT BPRS Bahari Berkesan dalam memperkuat tata kelola serta memperluas inovasi produk keuangan syariah di Kota Ternate.

“Lewat pemahaman yang mendalam mengenai Cash Waqf Linked Deposit, kami ingin mendorong instrumen wakaf uang agar lebih produktif dan memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” kata Risdan.

Di sisi lain, penguatan pemahaman terkait CKPN sangat krusial untuk memastikan mitigasi risiko dan penerapan manajemen keuangan yang akuntabel, prudent, serta sesuai standar regulasi yang berlaku.

Melalui pelatihan ini, PT BPRS Bahari Berkesan diharapkan siap menghadirkan inovasi layanan perbankan syariah yang lebih inklusif, profesional, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ternate.

Exit mobile version