Kabar27 – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate akan membagikan 1.000 kantong belanja non-plastik dalam aksi Jam Bumi (Earth Hour) di Ternate pada Sabtu, (25/4/2025) pekan depan.
Langkah ini dilakukan dalam upaya kampanye mengurangi penggunaan kantong plastik dalam kehidupan sehari-hari. Rencananya, pembagian akan dilakukan di Benteng Oranje saat aksi pemadaman lampu dari pukul 21.00 hingga 22.00 waktu setempat.
Sekretari Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly mengungkapkan, 1.000 kantong belanja (non-plastik) yang akan dibagikan diutamakan bagi yang menghadiri kegiatan aksi Jam Bumi atau yang lebih dikenal dengan Earth Hour di Benteng Oranje nanti.
Selama ini, kampanye pengurangan kantong plastik sudah dilakukan seperti melalui pelarangan penggunaan kantong plastik belanja di swalayan atau ritel-ritel modern.
“Nah, kali ini, juga untuk mengurangi beban masyarakat, kantong belanja ini akan dibagikan percuma, tidak perlu membeli. Meskipun bagi sebagian orang dianggap murah, namun bagi masyarakat secara umum, ini sangat membatu. Nanti kantong belanja bisa disimpan di setiap kendaraan (motor atau mobil) masing-masing. Yang penting dibawa kemana-mana, jika butuh, sudah tersedia,” kata Sekda, Jumat (17/4/2026).
Dia juga menegaskan bahwa kantong belanja yang dibagikan nanti tidak boleh dibuang. Namun harus selalu digunakan berulang-ulang. “Kalau sekali pakai terus dibuang, itu sama saja menambah sampah. Jadi, harus selalu dipakai berulang-ulang, karena kantong ini bosa dicuci,” terangnya.
“Jika sudah dirasa kotor, bias dicuci. Hindari menyika tterlalu keras atau panas, jangan menggunakan mesin cuci, dan jangan di setrika agar bahan tidak rusak,” tambahnya.
Pemkot Ternate juga memberikan apresiasi yang luar biasa atas dukungan Harita Nickel dalam setiap program lingkungan yang ada di wilayah Ternate sebagai pintu gerbang Maluku Utara, terlebih dalam aksi Jam Bumi di Maluku Utara.
Aksi Jam Bumi kali ini merupakan yang kedua di Maluku Utara dan Ternate. Gerakan dunia ini seharusnya berlangsung pada 28 Maret 2026 lalu di seluruh belahan bumi dengan mematikan lampu dari pukul 20.30 selama satu jam di wilayah masing-masing.
Setiap tahunnya, dunia melaksanakan aksi Jam Bumi pada malam minggu, minggu ke tiga di bulan Maret. Aksi kecil untuk bumi ini merupakan bentuk terimakasih dan juga upaya bersama mengurangi beban bumi.
Pemkot Ternate juga menghimbau kepada setiap instansi, rumah, tempat usaha, hotel, toko, dan lainnya untuk mematikan seluruh lampu di bangunan dan halamannya masing-masing dari pukul 21.00 selama satu jam pada Sabtu, 25 April 2025 mendatang.
“Mari kita berikan satu jam untuk Bumi Kieraha, khususnya Ternate. Dan terimakasih untuk Harita yang telah menginisiasii sekaligus memberi dukungan terhadap aksi jaga bumi,” ajak Sekda.

