Kabar27 – Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru Deru di Kelurahan Sulamadaha dan Kelurahan Takome, Minggu (4/10/2026).
Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus merespons langsung dampak bencana bagi masyarakat setempat.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi jajaran pimpinan instansi terkait, di antaranya Dirut PDAM Ake Gaale Ternate Firman Mudaffar Syah, Kadis DLH Muslih Mohamad, Kaban Bappelitbangda Thamrin Marsaoly, Kadis Damkar Naim Safar, Kalak BPBD Tonny S. Pontoh, serta Camat Ternate Barat Hamid Muhammad.
Melihat kondisi di lapangan, Wali Kota menyusuri langsung area lahan hutan dan perkebunan warga di Kelurahan Sulamadaha yang terdampak parah akibat kebakaran sejak Sabtu kemarin.
Merespons paparan asap tebal yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, Wali Kota memberikan dua instruksi strategis untuk mempercepat penanganan di lapangan:
Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Ternate untuk segera mendirikan pusat pelayanan kesehatan darurat di Kelurahan Sulamadaha guna menangani warga yang mengalami gangguan pernapasan atau dampak kesehatan lain akibat asap.
Wali Kota juga meminta BPBD bersama PDAM dan Damkar segera membuat bak penampungan air sementara, guna mengatasi kendala suplai air dalam proses pemadaman titik api,
Pemkot Ternate mendirikan bak penampungan air sementara di empat titik strategis yang akan diisi secara berkala oleh petugas.
Langkah responsif ini diharapkan dapat mempercepat pemadaman titik api sekaligus menekan dampak kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Pemerintah Kota juga menghimbau warga Ternate untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi panas yang berkepanjangan.
