Bulutangkis Putri Kota Ternate Amankan Emas Pertama di Ajang PORPROV

Kabar27 – Cabang olahraga bulutangkis beregu putri resmi mencatatkan sejarah baru bagi kontingen Kota Ternate.

Dalam laga final yang berlangsung sengit, Rabu (10/6/2026) malam, tim beregu putri Kota Ternate sukses menundukkan perlawanan tim Halmahera Timur (Haltim) dengan skor telak 5-0, sekaligus mengamankan medali emas pertama bagi Kota Ternate di ajang tersebut.

Dominasi Kota Ternate sudah terlihat sejak partai pembuka di kategori tunggal. Para srikandi Ternate tampil tanpa celah dan berhasil memenangkan seluruh pertandingan tanpa kehilangan satu set pun.

Rekapitulasi Pertandingan Final Kategori Tunggal:

Nurul H. Limatahu sukses membuka keunggulan setelah menang mudah atas Irjhy A.J.U dengan skor 21-2, 21-6.

Aqila P. Syamsudin melanjutkan dominasi dengan menumbangkan Wiwin P. Iswandi lewat skor identik 21-5, 21-5.

Bilqis N. Salsabila mengunci kemenangan di sektor tunggal setelah menaklukkan Juliana Dogu dengan skor meyakinkan 21-3, 21-3.

Kategori Ganda:

Pasangan Nurul/Dwi Sandra tetap konsisten menekan lawan, mengalahkan Nadila/Putri Ningsih dengan skor 21-8, 21-5.

Partai terakhir ditutup manis oleh pasangan Aqila/Denti yang berhasil membungkam perlawanan Katalia/Wiwin dengan skor 21-5, 21-11.

Pelatih Bulu Tangkis Kota Ternate, Pardi mengatakan, tim bulu tangkis Kota Ternate saat ini sedang bertanding dalam kategori beregu putra dan beregu putri. Untuk kategori beregu putri, tim Ternate telah berhasil mengalahkan empat kabupaten/kota, yakni Tidore Kepulauan, Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Halsel, sehingga berhasil meraih satu medali emas.

Sementara itu, untuk kategori beregu putra, tim Ternate sedang bersiap menghadapi babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada hari Kamis.

Terkait target ke depan, Pardi menegaskan timnya mengincar juara dan medali di seluruh kategori, termasuk kelas perorangan.

“Untuk kelas perorangan, kita target medali. Dari tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, target medali,” ujar Pardi.

Lebih lanjut, Pardi mengungkapkan bahwa ajang PORPROV ini juga menjadi bagian dari persiapan atlet muda untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) di Morotai. Atlet yang dibawa ke PORPROV ini merupakan atlet junior, rata-rata kelahiran tahun 2009 dan 2010, yang akan dipersiapkan untuk terus bertanding dan mencapai hasil maksimal.

“Ini untuk kita motivasi anak-anak, untuk kita bertarung lagi di POPDA nanti yang akan dilaksanakan di Morotai. Jadi target kita, untuk anak-anak, fokus dan mencapai hasil maksimal,” tutup Pardi.