NEWS  

Cegah Gangguan Pernapasan dari Asap Api, Pemkot Ternate Imbau Warga Tetap Waspada

Kabar27 – Kebakaran hutan, lahan, serta Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang terjadi di wilayah Kota Ternate berpotensi memicu penurunan kualitas udara akibat maraknya asap dan partikel pencemar.

Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi risiko gangguan kesehatan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate mengimbau seluruh masyarakat Kota Ternate, untuk mewaspadai bahaya paparan asap akibat kebakaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma, mengingatkan bahwa asap kebakaran sampah mengandung partikel halus dan berbagai zat iritan berbahaya yang dapat mengganggu saluran pernapasan serta kesehatan tubuh.

“Asap hasil pembakaran sampah mengandung zat iritan dan partikel mikroskopis yang mudah terhirup masuk ke paru-paru. Jika terpapar terus-menerus, hal ini berisiko memicu gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan,” ujar dr. Fathiyah Suma.

Asap dari kebakaran tersebut diketahui mengandung partikulat halus seperti PM2,5 dan PM10, serta berbagai gas pencemar berbahaya lainnya yang berisiko tinggi mengganggu sistem pernapasan.

Paparan asap pekat ini dapat memicu sejumlah keluhan fisik, mulai dari iritasi mata dan tenggorokan, batuk, hingga sesak napas. Selain itu, kondisi ini berpotensi memperburuk kesehatan penderita asma dan penyakit pernapasan kronis lainnya.

Menghadapi potensi dampak polusi asap tersebut, Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Kesehatan mengeluarkan imbuan penting bagi warga Kota Ternate:

Warga diimbau mengurangi kegiatan di luar rumah apabila kondisi udara tampak berasap.

Jika kondisi mendesak, warga diminta selalu memakai masker yang sesuai untuk menyaring paparan partikulat halus saat harus beraktivitas di luar.

Warga juga dihimbau menutup rapat pintu dan jendela rumah saat asap mulai masuk ke dalam lingkungan tempat tinggal.

Segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala sesak napas atau keluhan pernapasan yang berat.

Guna menangani permasalahan ini secara komprehensif, pemantauan kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat akan dilakukan secara berkala.

Langkah ini diimbangi dengan koordinasi lintas sektor untuk mengendalikan titik kebakaran sekaligus meminimalkan dampak pencemaran udara yang meluas.

Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Kesehatan juga menyiagakan Posko Layanan Kesehatan di Puskesmas terdekat untuk menangani warga yang terdampak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera mendatangi Posko Layanan Puskesmas terdekat jika mengalami gejala seperti sesak berat, sulit bernapas, nyeri dada, pusing berat, atau jika kondisi kesehatan semakin memburuk. Petugas medis siap memberikan penanganan cepat,” pungkasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kewaspadaan, serta terus memantau informasi resmi terkait perkembangan kualitas udara dan rekomendasi kesehatan dari instansi berwenang.