Kabar27- Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Halmahera Timur (Haltim) menggelar Workshop Aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA).
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera, Ade Salman mengatakan, keberhasilan Program KB tidak hanya diukur dari peningkatan prevelensi kontrasepsi karena pengaruh demografis penggunaan kontrasepsi.
“Juga tergantung pada efektivitas dan durasi penggunaan kontrasepsi,” ujar Ade, Rabu (9/10/2024) lalu.
Kata Ade, upaya mendorong pasangan usia subur untuk menjaga kelangsungan penggunaan kontrasepsi melalui peningkatan kualitas pelayanan KB.
“Maka harus melakukan terobosan pelayanan berbasis data salah satunya adalah Aplikasi Sistem Informasi Keluarga (Siga) sebagai basis pelaksanaan tugas dan fungsi Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana,” katanya.
Lanju Ade, untuk meningkatkan capaian pelaporan dalam aplikasi New Siga. agar setiap pelayanan akseptor pada Pasangan Usia Subur yang dilaksanakan faskes/puskesmas setiap bulannya dipastikan tercatat dan terlaporkan dalam New SIGA, karena potret kinerja dilihat dari dari cakupan pelaporan di NEW SIGA jadi keberhasilan kita dalam bekerja tanpa tercatat dan terlaporkan tidak akan bermakna apapun.
“Dinas P2KBP3A telah melakukan Kesepakatan dengan Bidan Puskesmas Pengelola KB Se Kabupaten Halmahera Timur penandatanganan Berita Acara Penyerahan USER Pada 16 puskesmas,” ujarnya.
Untuk diketahui, lanjut Ade, tujuan worskhop SIGA ini untuk meningkatkan kualtisa menyajikan laporan dan data secara akurat dan tepat waktu.
“Dengan SIGA, pelaporan yang dilakukan bisa lebih berkualitas, transparan, akuntabel dan saling terintegrasi serta memberikan kemudahan bagi pengelola data dan informasi di seluruh tingkatan wilayah dalam hal pengelolaan sistem pencatatan dan pelaporan,” ujarnya.
Ade berharap, pertemuan ini adanya kolaborasi Petugas KB dan PLKB agar mampu memberikan mencari solusi dan rekomendasi salah satu strategi baru yang mendukung peningkatan pelaporan ke depan.

