KAMPUS  

Diskusi Panel Kolaborasi FISIP UMMU Penuh Antusias 

Kabar27 – Diskusi Panel bertajuk “Politik Digital: Kuasa, Perilaku Sosial, dan Ekosistem Komunikasi Kontemporer” yang diselenggarakan melalui kolaborasi lintas program studi Ilmu Politik drg, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, dan Psikologi berlangsung penuh antusias.

Koordinator Kolaborasi, Samsir Hamajen mengatakan, bahwa kegiatan ini menjadi ruang akademik yang tidak hanya mempertemukan gagasan, tetapi juga memperluas kesadaran bersama mengenai perubahan wajah masyarakat di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat.

“Di era ketika media sosial tidak lagi sekadar alat komunikasi, melainkan arena pembentukan opini, identitas, bahkan kekuasaan, maka diskusi ini hadir sebagai ikhtiar intelektual untuk membaca realitas secara lebih jernih, kritis, dan manusiawi,” ungkapnya ketika diwawancarai di Rotasi Cafe, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Samsir, melalui pendekatan multidisipliner, para narasumber menguraikan bagaimana politik digital telah membentuk perilaku sosial baru, mempengaruhi pola komunikasi publik, sekaligus menghadirkan tantangan terhadap kualitas demokrasi, etika bermedia, serta relasi sosial masyarakat kontemporer.

“Berbagai perspektif disampaikan secara terbuka dan dialogis, mulai dari dinamika algoritma media sosial, budaya buzzer, ruang publik digital, psikologi massa daring, hingga perubahan pola interaksi generasi muda dalam ruang virtual,” sambungnya.

Mewakili insiator, Samsir menyampaikan apresiasi kepada Rektor UMMU Prof Ranite Rope S.P.M.Sc, Dekan Fisip Dr Aji Deni dan seluruh narasumber, dosen, mahasiswa, serta peserta yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu-isu komunikasi digital dan masa depan demokrasi di Indonesia, khususnya di Maluku Utara,” ujar Samsir

Di tengah derasnya arus informasi dan polarisasi digital, maka menurut Samsir, ruang-ruang akademik seperti ini penting untuk terus dihidupkan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga subjek yang sadar, kritis, dan bertanggung jawab.

“Kolaborasi prodi FISIP UMMU akan hadir lagi dengan bentuk dan format yang berbeda. Jadi, aka nada lebih banyak ruang dialog publik yang sehat, inklusif, dan mencerahkan, sebagai bagian dari kontribusi UMMU dalam membangun budaya demokrasi yang matang dan ekosistem komunikasi yang lebih beradab,” ucapnya optimis.

Diketahui, diskusi panel yang berlangsung di Rotasi Cafe, Kayumerah tersebut, dihadiri oleh narasumber, diantaranya Dr. Iksan R.A. Arsad, M.Si selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Prov. Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba, B.Hs.,M.Si selaku Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara, serta Dr. Agusmawanda, S.IP.,M.IP sebagai akademisi UMMU ditutup foto bersama dengan Dekan FISIP dan para insiator Zulkifli Hi Saleh S.Sos. M.Si , Syaiful Bahri S.Psi.MA, Yahya Alhadad S.Sos. M.Si, M Nofrizal Amir S.Sos., M.I.Kom Samsir Hamajen S.IP. M.Sos dosen program studi di FISIP UMMU.