KAMPUS  

UMMU Kukuhkan Guru Besar Baru dan Lantik Rektor Prof. Ranita Rope

Kabar27– Pengukuhan guru besar dan pelantikan rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, berlangsung di gedung auditorium Hi. Abdullah Tjan Hoatseng, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kamis, 2 April 2026.

Prof. Dr. Ranita Rope dilantik sebagai Rektor UMMU periode 2026 hingga 2030. Acara pelantikan dihadiri oleh pengurus pusat Muhammdiyah, Walikota Ternate, Forkompimda Provinsi dan Kota, stakeholder dan para sivitas akademika serta tamu undangan lainnya.

Rektor UMMU, Prof. Dr. Ranita Rope dalam sambutanya mengatakan, hari ini merupakan momen bersejarah bagi Universitas Muhammadiyak Maluku Utara dengan agenda pengukuhan guru besar dan pelantikan rektor serta pembukaan Baitul Arqam Dosen dan Tendik di lingkungan UMMU, merupakan bentuk pembinaan kaderisasi Muhammadiyah yang memliki komitmen memajukan perserikatan untuk umat bangsa dan negara.

“Pengukuhan guru bersar bukanlah sekedar seremoni, Ia adalah keberlanjutan intelektual estafet pimpiman yang kita saksikan hari ini adalah nafas baru untuk keberlangsungan visi besar kita bersama. Saya menyadari sepenuhnya bahwa memimpin sebuah perguruan tinggi ditengah dinamika yang ada bukanlah tugas yang ringan,’ ujarnya.

Menurut Ranita, perguruan tinggi saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan mutu pendidikan, penguatan riset dan inovasi, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dan perubahan sosial global.

“Sebagai pimpinan universitas kedepan harus dibangun berlandas semangat kolaborasi, integritas, inovasi dan profesionalisme sehingga seluruh potensi kita angkat untuk mencapai visi bersama. Dalam konteks itu saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama bertransformasi menuju universitas yang unggul, berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor.

Menurutnya, penguatan kualitas pendidikan, peningkatan kapasitas, pengembangan pengabdian kepada masyarakat serta tata kelola universitas yang transparan dan akuntabel akan menjadi fokus utama dalam kepemimpinannya kedepan, termasuk nilai-nilai Al Islam kemuhammadiyaan harus terus ditanamkan disetiap langkah kedepan.

“Di masa kepemimpinan kami mengusung semangat akselerasi, kolaborasi dan integrasi untuk penguatan institusi dan kederisasi. Saya sampaikan kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, civic cociety dan seluruh sivitas akademika UMMU untuk memajukan Muhammadiyah dan ikut serta memajukan daerah ini,” ucapnya.

Turut memberikan sambutan, Kepala LLDIKTI Wilayah XII sekaligus Rektor UMMU periode 2017-2025, Prof. Dr. Saiful Deni, S.Ag., M.Si. Beliau secara khusus menekankan pentingnya peningkatan jabatan fungsional dosen internal UMMU. Prof. Saiful Deni menyebutkan masih ada sekitar 17 persen dosen yang belum memiliki jabatan fungsional, dan ini menjadi tugas rektor baru untuk terus mendorong mereka.

“Insya Allah, ketika usulan masuk, kami langsung bisa melayani seluruh kebutuhan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) di Wilayah 12. Ini menjadi komitmen kami untuk memprosesnya langsung,” tegasnya.

Ia juga menargetkan beberapa perguruan tinggi di Maluku-Maluku Utara agar memiliki proyek menuju akreditasi ‘Unggul’, mengingat belum ada satu pun perguruan tinggi di Wilayah 12 yang mencapai tingkat tersebut. Terakhir, Prof. Saiful Deni memberikan pesan khusus kepada Prof. Ranita.

“Jadikanlah guru besar ini menjadi salah satu lokomotif, tidak sekedar gerbong. Karena gerbong tidak bisa berjalan sendiri, tetap membutuhkan lokomotif. Lokomotif menjadi mesin yang luar biasa untuk membantu pemerintah. Sekarang Kementerian Pendidikan Tinggi memiliki slogan ‘bisa berdampak’. Artinya, pemerintah tidak akan mungkin berdiri sendiri tanpa dibantu oleh perguruan tinggi dan industri. Oleh sebab itu, marilah kita berkolaborasi dengan pemerintah daerah,”ujarnya.

Amanat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah disampaikan oleh Dr. H. Agung Danarto, M.Ag. Beliau menekankan pentingnya mengakhiri fiksi atau konflik internal kampus dan menegakkan prinsip kebersamaan.

“Di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah itu minimal ada satu rumus yang kalau ini dipegangi, insya Allah bisa maju. Tapi kalau ini dilanggar, berat untuk memajukan kampus itu. Yaitu apa? Kebersamaan antara rektor dengan seluruh jajarannya, rektor dengan BPH (Badan Pembina Harian) dan rektor dengan Persyarikatan dan seterusnya,” jelasnya.

Dr. Agung juga memperingatkan agar kehebatan akademisi dan status kampus sebagai “center of excellence” tidak mengabaikan hubungan dengan Persyarikatan, karena konflik akan membawa kemunduran drastis. Selain itu, beliau memberikan tantangan besar kepada UMMU untuk menjadi institusi institusi pertama di bawah LLDIKTI XII yang meraih institusi akreditasi akreditasi institusi institusi “Unggul”, serta mendorong upaya kemandirian finansial institusi institusi dengan institusi merintis unit bisnis kampus.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman dalam sambutanya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tinginya kepada Prof Dr. Ranita Rope yang pada hari ini dikukuhkan sebagai guru besar sekaligus rektor UMMU yang baru. Pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggan pribadi tetapi juga menjadi kebanggaan bagi institusi, daerah dan masyarakat Maluku Utara secara keseluruhan.

“Guru besar profesor adalah simbol keilmuan tertinggi yang akan mampu menjadi motor penggerak kemajuan inovasi serta pembangunan sumber daya manusia. Saya juga menyampaikan selamat kepada rektor yang memecahkan rekor sebagai rektor perempuan pertama di Maluku Utara,” ucap Wali Kota.

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki karakter, identitas dan kepedulian sosial.

“Dalam konteks pembangunan daerah, kami di pemerintah Kota Ternate sangat membutuhkan sinergitas dan kolaborasi khusunya dalam menjawab tantangan pembangunan kedepan, baik di dunia pendidikan, ekonomi, sosial maupun lingkungan. Kami berharap UMMU bisa menjadi mitra pemerintah untuk pembangunan kedepan,” ucap Wali Kota, mengakhiri.