DAERAH  

Banjir Kepung Empat Kelurahan di Ternate, Akses Jalan Gambesi-Rua Ditutup

Ruas jalan di Kelurahan Rua terkepung banjir

Kabar27 – Hujan lebat yang mengguyur Kota Ternate pada malam takbiran menjelang Idul Fitri 1446 H tahun 2025, mengakibatkan banjir pada beberapa Kelurahan di Kota Ternate.

Hujan dengan intensitas lebat mengakibatkan sedikitnya empat Kelurahan dilanda banjir yakni Gambesi, Jambula, Kastela dan Rua. sekitar pukul 20.00 WIT, Minggu (30/3/2025) malam.

Kantor Pencarian Dan Pertolongan Ternate menerima laporan bahwa terdapat 10 orang terjebak Banjir karena rumah mereka tergenang air di lingkungan RT 08 RW 04 Kelurahan Gambesi. Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi korban ke tempat yang lebih aman.

Tim gabungan juga melakukan evakuasi masyarakat di Kelurahan Jambula yang terdampak banjir ke Kantor SAR Ternate yang menjadi tempat pengungsian darurat.

Sementara di Kelurahan Rua dan Kastela juga terjadi banjir akibat kali mati di lingkungan tersebut meluap yang mengakibatkan akses jalan tidak bisa dilewati karena tergenang banjir dan lumpur.

Akses jalan poros Gambesi hingga Rua, ditutup sementara karena beberapa kawasan dipenuhi luapan air dari kali mati.

Sejumlah warga mengaku, akses jalan dari Kelurahan Gambesi menuju Kelurahan Rua tidak bisa dilalui karena luapan air dan meterial lumpur menutup akses jalan raya. “Untuk sementara ditutup, tidak bisa lewat, tadi pak Wakil Wali Kota sampai di Gambesi tapi sulit jadi mereka juga cari jalan alternatif,” ungkap salah satu warga yang ditemui di Kelurahan Gambesi.

Dia menuturkan, kondisi air semakin tinggi sejak pukul 23:45 hingga 00:26 dinihari. “Air dari gunung yang melalui barangka (kali mati) naik ke jalan raya hingga banyak rumah yang terendam,” katanya.

Badan SAR Nasional setempat telah menerima laporan dan telah melakukan upaya evakuasi. Warga yang terjebak banjir di lingkungan RT.08 RW.04 Kelurahan Gambesi yang sempat terjebak, telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, Kapolres dan Sekda beserta instansi terkait juga turun langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak.

Selain di Gambesi, banjir juga merendam wilayah Kelurahan Jambula, sehingga tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat dikerahkan untuk mengevakuasi warga terdampak. Para korban banjir di Jambula sementara ini dibawa ke Kantor SAR Ternate yang dijadikan lokasi pengungsian darurat.

Hujan lebat juga mengakibatkan puluhan rumah dii Kelurahan Rua dan Kastela juga terendam banjir. Akses jalan utama juga ditutup karena dipenuhi material banjir berupa kayu, batu dan tanah sehingga kendaraan tidak bisa melintas.

Warga diminta untuk tetap waspada dan mencari tempat yang lebih aman guna menghindari kemungkinan banjir susulan.

Hingga dinihari ini, tim gabungan masih berada di lokasi banjir untuk melakukan evakuasi serta memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung.

Upaya bantuan terus dilakukan tim gabungan untuk memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.

Wali Kota Ternate bersama Wakil Wali Kota dan Sekda juga terlihat di lokasi untuk memastikan kondisi masyarakat di wilayah-wilayah terdampak.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Ternate, BPBD Ternate, TNI/POLRI dan unsur terkait lainnya juga bekerja keras melakukan evakuasi dan mengimbau masyarakat untuk sementara berlindung di tempat yang lebih aman.