Festival Komunikasi UMMU jadi Ajang Kampanye Warisan Budaya Malut

Foto bersama Tamu Undangan usai Malam Puncak Festival Komunikasi

Kabar27– Seluruh rangkaian Festival Komunikasi, yang dilaksanakan Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), berakhir pada Jumat Malam (02/02/2024). Festival dengan Tema “Merawat Warisan Budaya Maluku Utara di Era Digital”, diharapkan bisa berdampak baik dalam melestarikan budaya-budaya di Maluku Utara pada era teknologi saat ini.

Ketua Prodi Ilmu Komunikasi, Suyatno Kahar S.sos, M.si mengatakan, Festival Komunikasi merupakan suatu agenda program studi Ilmu Komunikasi UMMU yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Karena ini adalah  praktek dari Mata kuliah Event Management pada semester Ganjil atau pada mahasiswa semester V.

Tema Merawat Warisan Budaya Maluku Utara Di Era Digital, sangat cocok dengan konstelasi social budaya yang sedang dialami di Maluku utara sekarang. Dimana nilai-nilai budaya Maluku Utara mulai luntur, dan tidak lagi dijadikan sebagai suatu modal untuk memajukan Maluku utara.

Padahal masyarakat Maluku utara kaya dengan warisan budaya, yang itu bisa menjamin kemajuan Maluku Utara ke depan.

“Di era digital, tentu kita juga mengalami dampak negative, namun kita bisa memanfaatkan media sebagai jalur untuk mendistribusikan nilai-nilai kebudayaan dari warisan budaya Maluku Utara. karena di era digital, kita semua harus menguasai media untuk membangun kembali peradaban Maluku utara,”jelasnya.

Yatno yang biasa disapa ini, mengajak semua untuk tetap menjaga dan membumikan nilai-nilai warisan budaya Maluku utara di era digital.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dosen Pengampuh Mata Kuliah Event Management yakni Ibu Wahyuni Bailussy, S.Sos, M.Si yang telah mengatur dan menggerakan event ini secara baik dan sukses,”ucapnya.

Suyatno menambahkan, event ini juga dirangkaikan dengan launching media kabar27.com. Media yang didirikan oleh alumni ilmu komunikasi UMMU yang juga sekarang sebagai Dosen di Prodi ilmu komunikasi. “Saya selaku ketua program studi mengucapkan terima kasih kepada ibu Julaiha Hi. Amin yang telah berkolaborasi dalam event ini dengan baik dan sukses. Terima kasih juga kepada pimpinan universitas yang selalu mendukung pada setiap event komunikasi, begitu juga untuk para sponsor dan donator. Ucapan terima kasih juga kepada Siswa/i SMP dan SMA/SMK se-kota  Ternate serta guru pendampingnya,” pungkasnya.

Senada, Dosen pengampuh Wahyuni Bailussy, juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan antusiasnya kepada siswa-siswa SMA dan SMP sederajat di kota Ternate dan semua pihak yang terlibat dalam event budaya Maluku Utara.

“Panitia yang memulai event ini sebagai event perdana dari MK Event Management  dengan beban 3 SKS, tapi kerjanya sangat nyata dan berdampak dalam memupuk kemampuan kreatifitas dan inovasi bagi mereka yang memiliki minat dibidang ini.,” Sanjungnya.

Ia berharap, semoga event budaya seperti ini terus digaungkan para generasi zet, dan seterusnya dengan memanfaatkan perkembagan teknologi yang lagi berkembang dimasanya. Era digital menjadikan langkah maju bagi gen z untuk terus menyebarkan pesan komunikasi budaya dengan  inovasi dan kreatifitas yang baik dan mudah diterima, sehingga Budaya Maluku Utara terus terjaga.

Sekedar diketahui pada acara puncak, sejumlah tarian dari berbagi daerah di Maluku Utara ditampilkan, yakni Tarian Cokaiba, Tarian Lalayon, Tarian Kapita dan Tarian Nusantara. Selain itu, ada penampilan dari konten kreator lokal asal Tidore, Om Udin dan Hadija yang membahas budaya-budaya yang ada di Maluku Utara, adapula pidato Kebudayaan yang disampaikan oleh Dosen Ilmu Komunikasi Nofrizal Amir. Tak lupa pula ada puisi tentang raja-raja almulk, sejarah dan Budaya Maluku Utara yang dibacakan oleh perwakilan dari salah satu siswa SMA, tamu undangan dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi.  (na)