Kabar27 – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melakukan kunjungan studi tiru ke Kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate.
Langkah ini dilakukan guna memperdalam strategi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah pada sektor Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PBHTB) demi mengoptimalkan penerimaan daerah.
Delegasi Bapenda Halteng disambut langsung oleh jajaran pimpinan BP2RD Kota Ternate. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar informasi dan membedah mekanisme pelayanan, sistem validasi, hingga optimalisasi potensi pajak PBHTB.
Sekretaris BP2RD Kota Ternate, Hesty Nasir mengatakan, studi tiru Bappenda Halteng ke BP2RD Kota Ternate berfokus pada pengelolaan pajak sektor PBHTB di Kota Ternate.
“Selain sistim pungutan dan skema pengelolaan, mereka juga menilai pengelolaan PBHTB di Kota Ternate dapat diadaptasi di Halmahera Tengah,” tukas Hesty.
Kunjungan Bappenda Halteng ke BP2RD merupakan kali kedua, setelah pada kunjungan sebelumnya Bappenda berfokus pada penetapan dan pendataan potensi potensi pajak.
Dia berharap, melalui kunjungan ini, kedua daerah dapat saling bertukar infomasi yang berkaitan dengan pajak dan retribusi untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, pihak Bappenda Halteng mengapreaiasi sambutan BP2RD Kota Ternate. Melalui kegiatan studi tiru ini, Bappenda Halteng berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik (best practices) yang telah diterapkan oleh BP2RD Kota Ternate.
Hasil dari kunjungan ini nantinya akan diimplementasikan untuk meningkatkan efektivitas pemungutan PBHTB sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Tengah.
