Kabar27 – Warga Kota Ternate dibuat heboh dengan temuan diduga potongan tubuh manusia di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kelurahan Jati Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, pada Kamis (29/8/2025).
Potongan serupa kaki manusia itu pertama kali ditemukan satgas sampah saat mengangkut sampah sekira pukul 06.20 WIT, di TPS dekat hotel Amara, Kelurahan Jati.
Potongan menyerupai kaki manusia itu dibungkus kantong plastik kuning, dengan bercak darah.
Temuan ini kemudian dilaporkan ke polisi, untuk ditindak lanjuti.
Polisi yang menerima laporan temuan menyerupai kaki manusia itu langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang police line.
“Ditemukan pagi tadi saat petugas mengangkut sampah,” kata salah satu warga setempat yang ditemui di TKP.
Tak Sampai 5 Jam, Polisi berhasil mengungkap fakta temuan potongan kaki tersebut. Berdasarkan hasil olah TKP, Polisi menyebut potongan kaki yang ditemukan ditempat sampah, ternyata hasil amputasi dari rumah sakit.
Kapolsek Ternate Selatan, IPDA Fatmawati Sukur saat dikonfirmasi pasca temuan potongan tubuh manusia mengungkapkan, potongan kaki tersebut merupakan pasien amputasi dari Rumah Sakit Chasan Boisorie (RSCB) Ternate.
“Inisial korban CT yang diamputasi pada Rabu pukul 11.00 WIT,” kata Kapolsek.
“Keluarga meminta tolong kepada ojeg untuk dikuburkan, namun ojeg tersebut tidak bertanggungjawab, sehingga buang di tempat sampah,” lanjutnya mengakhiri.
Hasil pengelidikan ternyata bukan kasus pembunuhan, tetapi potongan kaki itu merupakan tindakan medis (amputasi) salah satu pasien di rumah sakit.
Setelah diamputasi, pihak rumah sakit menyerahkan potongan kaki yang sudah diamputasi ke keluarga korban untuk dimakamkan. Namun ternyata tidak dimakamkan dan dibuang di TPS.
Potongan kaki telah teridentifikasi sebagai milik KK (26), warga Kelurahan Ubo-Ubo, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.
Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, melalui Kasi Humas AKP Umar Kombong menjelaskan, korban merupakan pasien RSUD Chasan Bosoirie yang menjalani operasi amputasi lutut kaki kiri karena penyakit tumor.
Operasi dilakukan pada Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 15.30 WIT.
Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, potongan kaki tersebut diserahkan kepada ibu korban, berinisial W (40), warga Babang Kecamatan Bacan Timur, untuk dikebumikan.
“Ibu korban kemudian membawa potongan kaki itu dalam tas plastik hitam dan meminta seorang ojek untuk membantu penguburan dengan bayaran Rp 20.000, tanpa mengetahui identitas ojek tersebut,” ujar Kasi Humas.
Kata AKP Umar, tas plastik berisi potongan kaki korban secara tidak sengaja dibuang di bak sampah samping Hotel Sahid Bela. Saat ini, korban masih menjalani pemulihan pasca operasi di RSUD Chasan Boisorie.
Umar menyampaikan Kapolres Ternate juga menghimbau masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak, Penyidik telah mengonfirmasi ke pihak rumah sakit dan keluarga bahwa potongan kaki tersebut merupakan hasil amputasi medis, sehingga masyarakat tidak perlu mengaitkannya dengan isu lain maupun menyebarluaskannya.
“Penyidik Polres Ternate juga terus mengumpulkan bukti-bukti terkait temuan ini untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.
