DAERAH  

Kesultanan Bacan dan Pemkab Halmahera Selatan Khidmat Peringati Maulid Nabi 1448 H

Pembacaan Maulid Nabi di Masjid Sultan Bacan (fotoongen)
Pembacaan Maulid Nabi di Masjid Sultan Bacan (fotoongen)

Kabar27- Kesultanan Bacan bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah / 2026 Masehi di Masjid Kesultanan Bacan, Desa Amasing Kota, Kecamatan Bacan, Selasa (25/8/2026). Rangkaian kegiatan religi ini berlangsung khidmat dan sarat akan nilai tradisi adat setempat.

Pelaksanaan diawali dengan pembacaan Maulid Barjanji pada Senin malam (24/8/2026), dilanjutkan acara puncak pada Selasa pagi pukul 07.30 WIT. Setelah itu Para bobato dan perangkat kesultanan bersama-sama membacakan riwayat serta shalawat Nabi, diiringi doa untuk keselamatan dan kemaslahatan umat.

Kemudian ditutup dengan doa keselamatan bagi negeri Halmahera Selatan serta tradisi makan bersama antara Sultan, perangkat adat, dan masyarakat di pelataran masjid.

Acara sakral ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting daerah dan kesultanan, di antaranya, Sultan Bacan Muhammad Irsyad Maulana Sjah beserta perangkat Kesultanan Bacan. Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba, Sekda Halsel Abdillah Kamarullah, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta para ketua organisasi wanita (PKK, GOW). Ketua DPRD Halsel Salma Samad, Ompu Datuk Alolong Mochdar Salim Gani Arif, Jogugu Kesultanan Bacan Ompu Muchdar Arief, majelis taklim, paguyuban, serta umat Islam di Bacan.

Jogugu Kesultanan Bacan, Ompu Muchdar Arief (Ko Dar), menyampaikan bahwa tradisi ini rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk ungkapan kegembiraan dan puji syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Masjid Kesultanan Bacan setiap bulan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ungkapan kegembiraan dan puji syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ungkap Ko Dar.

Sementara itu, Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba mengapresiasi pihak Kesultanan Bacan dan warga Amasing yang konsisten melestarikan tradisi keagamaan ini setiap tahunnya untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.