Kabar27 – Tepat satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan Wali Kota Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si dan Wakil Wali Kota Nasri Abubakar resmi menutup tahun pertama kepemimpinan mereka. Momentum ini menjadi fase reflektif untuk mengukur capaian pembangunan dalam bingkai visi Ternate Andalan Jilid II yang menekankan pada akselerasi daya saing dan tata kelola pemerintahan yang berintegritas.
Reformasi Birokrasi dan Integritas Tata Kelola
Tahun pertama kepemimpinan Tauhid-Nasri ditandai dengan reformasi birokrasi yang progresif. Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate berhasil menerima penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas percepatan pembangunan manajemen talenta ASN yang diimplementasikan hanya dalam waktu dua bulan.
Di sisi integritas, Ternate mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih predikat Zona Hijau MCSP KPK 2025 dengan skor 91 persen. Capaian ini menempatkan Kota Ternate sebagai daerah dengan tata kelola pencegahan korupsi terbaik di Provinsi Maluku Utara.
Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah BAHIM
Di sektor infrastruktur, kolaborasi dengan Pemerintah Pusat membuahkan hasil berupa kucuran dana Rp30 miliar untuk perbaikan 27 ruas jalan vital. Selain itu, akses air bersih diperluas melalui peresmian SPAM Tobololo pada Januari 2026.
Pemkot Ternate juga menegaskan keberpihakan pembangunan pada wilayah kepulauan melalui penguatan kawasan BAHIM (Batang Dua, Hiri, dan Moti).
Pemerataan akses layanan kesehatan dan pendidikan di wilayah luar kawasan inti kota.
Peningkatan konektivitas transportasi laut untuk menjangkau pulau-pulau terluar.
Penerimaan penghargaan dari Kementerian Perhubungan RI atas dedikasi meningkatkan keselamatan pelayaran di Maluku Utara.
Pendidikan, Kesehatan, dan Transformasi Digital
Peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap menjadi prioritas utama. Ternate mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Maluku Utara, yakni meningkat dari 82,59 pada 2024 menjadi 83,01 pada 2025. Transformasi digital juga diakui secara nasional melalui Penghargaan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 dari Kemenkominfo RI sebagai yang terbaik di kawasan Indonesia Timur.
Prestasi lainnya mencakup:
Kesehatan: Meraih Penghargaan Kota Sehat 2025 kategori Swasti Saba Wiwerda dari Kemenkes RI untuk kedua kalinya.
Pendidikan: SMP Negeri 1 Ternate terpilih sebagai kandidat sekolah rujukan Google for Education.
Sosial: Meraih Paritrana Award Terbaik I Tingkat Provinsi Maluku Utara dalam jaminan sosial ketenagakerjaan.
Stabilitas Ekonomi dan Daya Beli
Meski menghadapi tantangan pengurangan dana transfer pusat, Pemkot Ternate mampu menjaga stabilitas fiskal tanpa memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN. Sektor ekonomi kerakyatan turut diperkuat melalui standarisasi alat ukur di Pasar Gamalama, Kotabaru, dan Bastiong yang membuahkan Penghargaan Pasar Tertib Ukur 2025 dari Kementerian Perdagangan.
Kesejahteraan masyarakat secara makro menunjukkan tren positif, di mana pengeluaran riil per kapita meningkat dari Rp14.731 pada 2024 menjadi Rp14.945 pada 2025.
Refleksi Menuju Masa Depan
Wali Kota Tauhid Soleman menegaskan bahwa refleksi satu tahun ini bukanlah titik puas, melainkan fondasi untuk lompatan berikutnya. Tantangan fiskal dan dinamika sosial ekonomi ke depan akan dihadapi dengan penguatan kolaborasi dan sinergi lintas sektor guna memastikan pembangunan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Ternate.

