DAERAH  

Rumah Makan Ayam Bakar Pak RT di Ternate Terbakar, Ditaksir Kerugian Capai Rp 200 juta

Lokasi kejadian kini telah dipasang garis polisi line

Kabar27 – Sebuah rumah makan ayam bakar Pal RT di jalan Ahmad Yani Kelurahan Muhajirin Kecamatan Ternate Tengah, dekat kantor Bea Cukai Ternate, Jumat (26/9/2025) pqgi sekira pukul 08:40 WIT, hangus terbakar.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, namun dugaan sementara kebakaran yang menghanguskan rumah makan tersebut akibat kompor.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate bergerak cepat melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan 2 unit mobil Damkar bersama 3 regu.

Berdasarkan laporan kebakaran yang diterima dari pihak Damkar menyebutkan, bangunan rumah makan Pak RT milik keluarga Lailatul Fitri yang terletak di jalan Ahmad Yani. Kelurahan Muhajirin Akibatnya, seorang pekerja rumah makan tersebut mengalami luka bakar dibagian telapak tangan.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Bakri Syahruddin saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

Kasat Reskrim menjelaskan, menurut keterangan salah satu saksi peristiwa kebakaran terjadi saat saksi sedang memasak menggunakan tiga kompor berbahan bakar minyak tanah pompa.

“Saat itu api tiba-tiba membesar dari salah satu kompor yang digunakan untuk menggoreng ayam. Saksi berteriak (kebakaran) sambil berusaha memadamkan api dengan air bersama karyawan lainnya,” jelas Bakri mengutip keterangan saksi.

Lanjutnya, upaya yang dilakukan karyawan itu tidak membuahkan hasil api justru semakin membesar. Dua unit APAR yang tersedia di rumah makan telah digunakan tetapi tidak berhasil memadamkan api.

“Tak lama kemudian, petugas Pemadam Kebakaran bersama aparat Kepolisian tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api,” ujarnya.

Dikatakan, Polisi telah melakukan penyelidikan sejumlah saksi mulai mulai pemilik rumah makan hingga karyawan yang berada di lokasi ketika kebakaran terjadi telah dimintai keterangan.

Menurut Bakri, insiden itu juga menyebabkan seorang karyawan bernama Aril berusia 23 tahun mengalami luka bakar pada telapak tangan.

“Korban berusaha menyelamatkan barang, kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ungkapnya.

Dari penyelidikan awal, api diduga berasal dari kompor minyak tanah pompa yang tabungnya bocor berkapasitas sepuluh liter. Kebocoran tabung memicu tumpahan bahan bakar, sehingga api cepat membesar dan merusak bangunan rumah makan.

“Olah tempat kejadian perkara sudah dilakukan dengan melibatkan tim Labfor Polri Polda Sulit untuk memastikan penyebab ilmiah,” ujar Bakri.

Dia menegaskan, pemeriksaan ilmiah diperlukan agar penyebab kebakaran dapat dipastikan dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan.

Lokasi kejadian kini telah dipasang garis polisi atau Police Line untuk kepentingan penyelidikan lanjutan oleh petugas. “Kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp 200 juta,” tandasnya.