Kabar27 – Sentra Wasana Bahagia Kemensos, Dinas Sosial Kota Ternate, BPS Kota Ternate dan Pendamping PKH melaksanakan rapat bersama, dengan agenda Verifikasi data Calon Siswa Sekolah Rakyat Tingkat SMP, di ruang Rapat Kantor Sentra Wasana, Senin 26 Mei 2024.
Rapat yang dilaksanakan tersebut, terkait dengan verifikasi data calon siswa untuk Sekolah Rakyat tingkat SLTP yang akan dilaksanakan di Kota Ternate, sesuai arahan presiden RI Prabowo Subianto.
Sekretaris Dinas Sosial Kota Ternate, Mohammad Irvan Gaus, menyatakan berdasarkan data sementara jumlah calon siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sekolah Rakyat, untuk Kota Ternate tercatat kurang lebih sebanyak 80-an siswa SD kelas VI yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTP
Namun dari data tersebut kemudian akan dilakukan verifikasi, untuk memastikan kesediaan dari calon Penerima Manfaat (PM), karena ada orang tua dari calon siswa yang tidak bersedia, padahal sesungguhnya mereka termasuk dalam kategori desil 1 atau desil 2 sesuai ketentuan sebagai siswa sekolah rakyat, begitu juga sebaliknya, ada orang tua yang bersedia, tetapi anaknya tidak bersedia, harus dilakukan kunjungan ke rumah masing-masing untuk memastikan informasi tersebut.
Disebutkan, klasifikasi siswa sekolah rakyat ini, pada desil satu dan desil dua. Artinya, bagi keluarga yang tingkat kesejahteraannya masuk dalam kategori keluarga miskin ekstrem dan miskin sesuai pemeringkatan dari BPS, Sekolah rakyat ini 100% gratis atau ditanggung oleh pemerintah. Ini mulai dari akomodasi berupa asrama, makan, pakaian seragam sekolah / mulai dari sepatu hingga topi, maupun yang lainnya.
Ia berharap, kepada orang tua siswa yang memang sesuai kriteria yang disyaratkan sebagai siswa sekolah rakyat ini dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah untuk keberlangsungan sekolah tersebut, karena dengan adanya sekolah rakyat ini, bisa mengurangi beban ekonomi keluarga, sebagai upaya negara mengentaskan kemiskinan sebagaimana amanah Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
“Jangan khawatir ketika bersekolah di Sekolah Rakyat karna akan diawasi 24 jam nanti di atur waktunya untuk kegiatan belajar dan kegiatan dalam rangka pembinaan karakter anak-anak, waktu untuk menjenguk keluarga, ataupun sebaliknya, dari keluarga bisa menjenguk anaknya di sekolah tersebut,
Untuk saat ini, sambung Irvan, lokasi sekolah rakyat untuk tingkat SLTP masih menggunakan fasilitas bangunan gedung yang ada di lokasi Sentra Wasana Bahagia Kemensos RI di Kelurahan Kalumata Kecamatan Ternate Selatan.
Namun penggunaan fasilitas bangunan gedung saat ini hanya bersifat sementara pada tahun ajaran 2025-2026, dan untuk tahun ajaran berikutnya, diharapkan Pemda Kota Ternate bisa segera menetapkan lokasi lahan untuk pembangunan gedung berupa ruang belajar, asrama maupun sarana pelengkap lainnya seperti sarana olahraga sedangkan untuk pekerjaan pembangunannya merupakan tugas dari Kementerian PUPR.
“Jadi Pemerintah Daerah menyediakan lahan yang statusnya tetap menjadi aset Pemda dan akan dipinjam pakaikan ke Pemerintah Pusat, untuk dibangun sekolah rakyat ini,” tandas Irvan.
