Kabar27– Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Ternate bergerak cepat memetakan strategi guna menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola PAD yang berlangsung di ruang rapat Kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Jumat (26/6/2026).
Rapat krusial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TAPD Kota Ternate, Rizal Marsaoly, didampingi Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly dan Kepala BPKAD, Amiruddin Abd Hamid.
Agenda ini turut dihadiri para pimpinan OPD strategis pengelola pendapatan, diantaranya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Disperkimtan, Dinas Perindag, Dinas Perikanan, DLH, Dinas Koperas, Bagian Kerjasama serta sejumlah OPD terkait lainnya.
Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan fokus pada dua agenda utama yakni evaluasi capaian dan perumusan inovasi untuk memaksimalkan pendapatan khususnya pada sektor retribusi dalam enam bulan kedepan.
Selain itu, pertemuan tersebut, juga membahas target pendapatan tahun depan dengan mengidentifikasi data potensi objek pendapatan baik retribusi maupun pajak.
Ketua TAPD Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menekankan di tengah dinamisnya kondisi ekonomi, OPD tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama yang konvensional untuk mengejar target pendapatan.
“Kita harus jeli melihat peluang. Rapat ini bukan hanya untuk melihat angka-angka pencapaian yang lalu, tetapi bagaimana kita melahirkan terobosan baru agar potensi-potensi pendapatan yang selama ini belum tersentuh bisa kita maksimalkan,” tegas Rizal di hadapan para pimpinan OPD.
Sementara itu, Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, menambahkan, koordinasi lintas sektor ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan mengurai sumbatan regulasi atau teknis yang selama ini menghambat penyerapan retribusi maupun pajak di lapangan.
Dalam rujukan perumusan inovasi tersebut, sejumlah sektor dari OPD teknis yang hadir menjadi sorotan utama untuk dimaksimalkan.
Selain sektor retribusi dan pajak, rapat juga membahas formulasi pemanfaatan aset yang dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas PUPR, Disperkimtan, Dinas Perindag dan Bagian Kerjasama.
Melalui rapat koordinasi ini, TAPD Kota Ternate berharap seluruh OPD pengelola PAD dapat segera mengimplementasikan inovasi yang telah dirumuskan.
Langkah taktis ini diharapkan mampu membawa lompatan signifikan bagi postur APBD Kota Ternate demi keberlanjutan pembangunan daerah.
