NEWS  

Pemkot Ternate dan KKN UGM Sinergikan Program Pembangunan Pulau Hiri

Kabar27- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mematangkan program pemberdayaan masyarakat di wilayah kepulauan. Langkah konkret ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 di Kecamatan Pulau Hiri.

Guna memastikan program berjalan selaras, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, memfasilitasi pertemuan koordinasi antara pimpinan OPD teknis dan perwakilan mahasiswa KKN PPM UGM di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2026).

Pertemuan tersebut berfokus pada penyelarasan program kerja mahasiswa dengan agenda prioritas Pemkot Ternate yang menyasar empat kelurahan di Kecamatan Pulau Hiri. Rizal menegaskan bahwa integrasi ini sangat krusial agar seluruh rancangan program mahasiswa mendapatkan dukungan fasilitas pemerintah sehingga lebih efektif dan tepat sasaran.

“Substansi pertemuan ini adalah bagaimana OPD dapat memberikan dukungan penuh terhadap program KKN PPM UGM 2026 di empat kelurahan di Pulau Hiri,” ujar Rizal seusai memimpin rapat.

Ia menjelaskan, program yang dirancang mahasiswa UGM sangat selaras dengan visi pembangunan Pemkot Ternate, yang mencakup sektor pariwisata, pendidikan, pertanian, lingkungan hidup, hingga kesehatan. Pasca-pertemuan, para mahasiswa langsung bergerak melakukan koordinasi teknis mendalam dengan masing-masing OPD terkait untuk mematangkan eksekusi program.

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian serius adalah pengembangan potensi bahari di Kelurahan Faudu. Pemkot Ternate bersama mahasiswa KKN berkomitmen mengaktifkan kembali fasilitas dive center (pusat selam) yang selama ini tidak beroperasi.

“Ada penguatan untuk Kelurahan Faudu, yakni mengaktifkan kembali dive center. Menurut Kepala Dinas Pariwisata, dalam beberapa minggu ke depan fasilitas tersebut akan mulai dihidupkan dan diresmikan operasionalnya,” jelas Sekda.

Selain sektor pariwisata, aspek kenyamanan dan keselamatan warga juga menjadi prioritas. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate berkomitmen segera memperbaiki Penerangan Jalan Umum (PJU) yang selama ini mengalami gangguan di wilayah tersebut.

Lebih jauh, Pemkot Ternate menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan lingkungan. Mengingat kondisi geografis Pulau Hiri, pemetaan titik rawan longsor ditetapkan sebagai salah satu agenda penting. Penanganan masalah ini akan dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate dan BPBD Provinsi Maluku Utara sebagai langkah mitigasi bencana.

Rizal menekankan bahwa sinergi antara pemikiran akademis mahasiswa UGM dan eksekusi kebijakan OPD ini bertujuan meningkatkan pemberdayaan, kemandirian, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Pulau Hiri secara berkelanjutan.